Tampilkan postingan dengan label Coret coret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coret coret. Tampilkan semua postingan

Kegilaan

Hai…
Aku tak tahu harus bagaimana lagi
salahkah bila aku ingin berhenti?
salahkah bila aku ingin bebaskan diri?
salahkah bila aku tak ingin khianati hati?

bagimu, aku sedang dalam tekanan
terlalu banyak pekerjaan dan pikiran
lalu salahkah bila aku ingin mengurangi beban?
mengurangi masalah yang selama ini menekan?

aku tahu, kau pikir aku tak punya hati
kau ingin membantuku bangkit
namun tak ada gunanya terus mengungkit
aku hanya tak ingin terus sakit

ya, sakit..
menahan pekerjaan yang terus menjepit
menahan pikiran yang terus menghimpit
bahkan kukira kegilaan semakin melilit

kau pikir semua sederhana
cukup dengan terima dan bekerja
tapi semua tak semudah bicara
realita berkata, itu hanyalah maya

jadi, sebelum aku benar-benar gila
bisakah kita sepakati bersama?
aku ingin terbebas dari semua
bunuhlah rasamu dari dalam dada

kau masih punya masa depan
tapi bukan dengan yang sedang dalam tekanan
bisa jadi kau ikut merasa terbeban
dan bergabung denganku dalam kegilaan

semakin kau berusaha bertahan
semakin aku ingin dilepaskan
maka pergilah, jalanlah perlahan
dari kehidupanku yang sudah terlalu banyak beban

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Masih Ada

Jujur ku pernah telah mantapkan
hati ini ‘tuk jadi miliknya
tapi kini dia putuskan pergi
dan tak inginkan ‘tuk kembali

Pada yang lain ku jadi meragu
trauma itu masih membelenggu
kini kau datang temani hariku
ketuk pintu hati ini malu-malu

Tak mudah memang buka hati ini lagi
tapi kau telah pernah jadi penghuni
walau dulu kau sempat pergi dari sisi
tapi kini kau tlah kembali

Salahkah aku bila kini inginkan kamu
berjanji tak pergi seperti dulu
dan jangan pernah ragu padaku
ku ingin kamu, hanya satu, kamu

Walau kita telah jadi berbeda
sejak dulu terakhir jumpa
yakinlah, Sayang, rasa ini masih ada

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Maaf


Maaf…
karena keegoisanku
karena ketakmengertianku
karena ketulianku

aku cuma ingin kamu
aku ingin berubah karenamu
aku ingin menjadi yang kamu mau
aku ingin tetap bersamamu

tapi maaf
bila semua ini membuat kamu tak nyaman
maaf
bila semua terasa memuakkan
maaf
bila semua membuatmu tak tahan

aku baru pertama merasa
jatuh cinta yang sedemikian dalamnya
semua pun akui, aku tak lagi sama
amat berbeda saat aku jatuh cinta

maaf lagi, bila aku terlalu meragu
terlalu banyak menuntut
dan akhirnya buatmu terpasung
maaf…
bila akhirnya aku pun tak tahan
selalu ajukan pertanyaan
dan buatmu juga semakin tak tahan

aku ingin mulai lagi dari mula
coba dulu, beberapa hari saja
apa aku dapat berani berubah
atau akhirnya jadi sama saja

tapi kalau kamu tak mau
bisa apa lagi aku?
tak lagi mampu jalani hidup
setelah hilang nyaris seluruh nyawaku

atau lebih baik aku lenyapkan
nyawa di ini badan?
sepertinya itu lebih menyenangkan
kamu tak ada lagi gangguan
dan aku pun terlepas dari kesakitan

jadi ini jalan yang kupilih
tak punya lagi yang mau memberi kasih
tak juga punya yang bisa kuberi kasih
mundur pelan tersaruk dan tertatih
tak ada yang dengar suaraku merintih
sampai lenyap dan menjadi serpih

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Masih Ada


Jujur ku pernah telah mantapkan
hati ini ‘tuk jadi miliknya
tapi kini dia putuskan pergi
dan tak inginkan ‘tuk kembali

Pada yang lain ku jadi meragu
trauma itu masih membelenggu
kini kau datang temani hariku
ketuk pintu hati ini malu-malu

Tak mudah memang buka hati ini lagi
tapi kau telah pernah jadi penghuni
walau dulu kau sempat pergi dari sisi
tapi kini kau tlah kembali

Salahkah aku bila kini inginkan kamu
berjanji tak pergi seperti dulu
dan jangan pernah ragu padaku
ku ingin kamu, hanya satu, kamu

Walau kita telah jadi berbeda
sejak dulu terakhir jumpa
yakinlah, Sayang, rasa ini masih ada

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hanya Kamu

Hei kamu!
Aku mencintaimu, karena kamu adalah kamu
kamu yang selalu menjadi dirimu
tak mau sembarang turuti apa yang orang mau
selalu berusaha buktikan jatimu
walau jalan tampak terjal berbatu


Kamu, ya, kamu!
orang yang aku mau hanya kamu
jangan nakal, tetaplah lurus berlaku
buktikan, kamu pantas menjadi priaku


Ingatlah kamu
aku di sini tak ingin hanya menunggu
aku juga ingin dampingi harimu
walau duka pilu tengah berlalu


Kamu jangan lupakan aku
yang selalu setia menunggu
yang ingin bisa bersamamu
karena hanya denganmu, aku ingin berpadu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Keraguan

Pernahkah kau bayangkan, Sayang
Sakitnya gores cinta yang terbuang
nikmatnya nyeri hati yang tak pernah terkatakan
indahnya kekosongan pikiran seluas entah berapa kilan


Pernahkah kau rasakan?
sulitnya menerka hati orang tersayang
pernah kau coba membayang?
mungkin tidak, kau terlalu sibuk belajar terbang


Tahukah kau, Sayang
hati ini ingin selalu bersama
pikiran ini selalu meronta
kembali, selalu kembali teringat padamu di sana


Tapi apa daya bila kau berubah
tak lagi tunjukkan perhatian yang ramah
tak lagi pedulikan aku pulang melepas lelah
tak lagi acuhkan bilakah hatiku kan kau jamah


Sayang, aku terlalu lelah tuk slalu menunggu
tanyaku pun kini tak jarang kau acuh
jangan heran bila hati ini jadi meragu
tak henti menyangka kau telah jenuh


Haruskah aku pergi, Sayang?
sementara hati ini tenggelam dalam danau bayang
sungguh aku tak mampu melangkah tenang
seakan kaki ini membawaku ke padang gersang


Maukah kau mendengar mohonku ini?
kembalilah, seperti dahulu saat kita selalu berbagi
aku takkan sanggup bayangkan ku sendiri
jalani hari tanpa sandaran lagi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gua Kita

Awal kebersamaan, semua terasa indah
Belajar mengerti, belajar memahami, belajar mengalah
Kita isi gua ini dengan hangatnya cinta
Kita hias gua ini dengan segala kasih yang kita punya


Sungguh, terlalu indah itu semua
Saat di mana kau ganti tangisku dengan tawa
Saat di mana kau tukar lelahku dengan canda
Saat di mana kau biarkan ku tertidur di pelukan

Hari demi hari tak terasa terlampaui
Aku dan kamu punya kesibukan sendiri
Tak terasa mengurangi komunikasi
Tak jarang hari di gua ini tlah kulewati sendiri

Kita memang telah setuju
Keluar sementara dari gua ini, jemput dunia baru
Temui orang-orang baru
Demi cita dan ego yang merajuk

Tapi mengapa kau tak pernah kembali?
Sebentar saja, jenguk gua ini
Aku pun kadang menjenguk dan menunggu seorang diri
Dan selama itu tak pernah kau tampakkan diri

Aku menunggu dan menunggu
Entah sampai kapan penantianku
Sibukkan hari agar tak pikirkanmu
Bila tlah pulang, tetap saja aku tersedu

Kuputuskan tuk terus coba menempa diri
Di sini, seorang diri
Dalam kesendirian ku langkahkan kaki tertatih
Mencoba sepertimu, jauhi gua ini

Mungkin suatu saat ku kan kembali
Mungkin pula aku hanya terus tertatih pergi
Aku tak ingin peduli lagi
Kala lelah menanti ini terlalu kuasai hati

Tak peduli gua ini jadi sunyi
Tak peduli suatu saat kau kembali
Pasti kau juga kan merasa sepi
Dan kau kan pergi lagi dari sini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Goyah

Sayang, kini aku kembali
terluka di hati lagi
meragu dengan pilihan hati ini


Aku tlah mencoba, Sayang
belajar memegang kepercayaan
belajar percaya pada orang
dan orang itu kamu, Sayang


Kusandarkan hatiku sepenuhnya
kuberikan hatiku seutuhnya
tapi bila tak kau rawat dan jaga
tak urung kan memudar jua


Sungguh aku tak ingin mendua
walau restu bahkan telah kau kata
walau hatiku terus mendesak
bahkan mulai menilai lain pria


Aku bingung!
tak tahu ke mana ku bisa termenung
tempat ku dapat menangis meraung
lampiaskan hati yang tertutup mendung


Apa memang ini cobaan?
pertanda adanya perpisahan
atau sekedar bumbu suatu hubungan?


Haruskah aku menyerah?
atau haruskah aku pasrah?


Ah... tak tahulah aku
di sini hanya bisa menunggu
jawaban kan diberikan oleh waktu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kisah dalam Hati

Sayang, tahukah kamu?
aku merasa sepi, teramat sepi dalam hatiku
tahukah kamu bagaimana perasaanku?
tidak, kamu mungkin takkan pernah tahu
toh aku tak pernah berniat memberi tahumu

Tahukah kamu, aku terus belajar
belajar membuka mata tuk melihat dunia luar
belajar membuka telinga tuk mendengar
belajar mengendalikan diri tuk lebih bersabar
belajar memahami cinta yang di sekolah tak pernah diajar

Sakit hati ini, Sayang
saat membuka mata dan melihat orang acuh berlalu lalang
saat membuka telinga dan hanya menangkap keluh kabar orang
saat mengendalikan diri dan ditampar orang yang menusuk dari belakang
saat memahami cinta yang ternyata tak seindah yang terpandang

Tapi semua itu tak perlu kau tahu
aku pun tak ingin mengganggumu
yang sedang serius buktikan adamu
biar aku saja yang rasa dan tahu
biar tanganku yang goreskan luka dan pilu

Kamu, Sayangku, tak perlu peduli
hanya akan buatmu resah hati
tak perlu kau sesali semua yang terjadi

Kisah ini, Sayang, hanya untuk dibaca sepintas lalu
dan bukannya untuk diresapi dalam kalbu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kesepianku

Aku terduduk di tempat tidurku
menyadari tak seorang pun terdengar berlalu
menyadari hanya gemericik hujan dalam gendang telingaku
menyadari tak seorang pun mengingatku

Kutatap langit-langit kamar nanar
teringat orang tuaku bekerja dengan tekad terpancar
hanya satu tujuan, agar aku dapat terus belajar
tak hiraukan masalah, mereka cari uang dengan gencar

Teringat priaku yang sedang terbang membentangkan sayapnya
belajar menjadi pria sejati calon kepala rumah tangga
seringkali terlalu asyik dengan dunianya
tapi ku tahu, dia harus bisa tetap terbang
itulah caranya tunjukkan kemampuannya

Teringat pula teman-temanku yang semakin menjauh
tampak akrab tanpa pernah sadari pandanganku
kawan, aku ingin sekali menyatu!
tapi mengapa tak pernah kalian hiraukanku?

Saat ini duniaku hanyalah kamarku
tempatku merenung, membisu, dan terpaku
saat keluar hadapi dunia, aku tidak menjadi aku

Sesak, sungguh sesak himpitan di dada
ku bergelung di tempat tidur hanya berteman boneka
tak ada yang mengajak bicara, tak ada yang buatku tertawa
tetes demi tetes air mata di pipi bagai berlomba
kutahan isak yang nyaris bergema di udara

Tiap pulang dari dunia luar kusadari aku selalu sendiri
tak ada tempat berbagi cerita lagi
kini apa lagi yang harus kuhadapi?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gores Luka Sang Rajapatni

Akulah Gayatri Rajapatni
hanya bisa haturkan sembah bekti
turuti apa yang bukan kehendak diri
semata taati darah dan gelar nan suci

Tak mampu sekalipun mulut terbuka
membantah apa mau Sang Baginda Wijaya
tak mampu pula berontak krama
demi perjuangkan hasrat dalam dada

Aku memang tak seperti Ayunda Tribhuana
yang biasa ditanya dan diajak bicara
analisis keadaan pemerintahan Baginda

Bukan pula seperti Ayunda Mahadewi
yang terkasih di antara permaisuri
tenangkan jiwa Raja tiap hari

Tidak pula seperti Ayunda Jayendradewi
teguh kukuh menjaga cinta suci
setia guru laki hingga mati

Apalagi seperti Indreswari Stri Tinuheng Pura
yang hanya bisa bermanja pada Kakanda
merengek mohon Kala Gemet Putera menjadi Raja

Aku, Rajapatni, berbeda!
walau terbiasa tundukkan kepala
bahkan kala ego diri meraja
Sang Baginda takkan mampu murka
hanya denganku Baginda bak Syiwa-Uma
hanya aku sang penurun penerus tahta
turunkan penerus yang lebih mulia dari Ayahandanya

Memang aku bukanlah puteri suci
aku telah berani membagi hati
menjalin kasih dengan lain lelaki
ksatria gagah idaman hati
tapi tlah usang seiring langkah menjadi permaisuri

Dalam diam ku berusaha
tetap tunduk tanpa mencela Baginda
semata pertahankan harga diri wanita
walau tuk itu harus berkorban rasa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Secercah Awan Kelabu

Pada suatu malam kelabu aku terhanyut dalam sepiku
belajar menyelami pikiran dan hatiku
menggoreskan kepedihan hati pada secarik kertas biru
meluapkan perih di hati yang semakin merasuk

Terasa luka hati makin terkoyak
dada ini menyesak, amat sesak!
tak mampu lagi menahan arus yang merangsak
tak tahan ku buka mulut untuk berteriak

Tapi tak ada suara yang terdengar
tak ada pula air mata yang keluar
dalam himpitan yang semakin kuat ku tersadar
memang tak ada juga yang kan mendengar

Ruang sekitarku semakin gelap dan memburam
cahaya dari jendela terlihat semakin temaram
kupandangi awan hitam di langit malam
sekelam hati yang sedang suram

Aku menyerah!
tak sanggup lagi ku berjalan tanpa arah
tanpa ada kawan dampingi melangkah
takkan cukup kuat kuseret hati yang berdarah

Dalam tubuh yang semakin melemah
terbaring dalam genangan darah yang tertumpah
sadarku terseret semakin jauh dalam lelah...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS