tak pernah kurasa sebelumnya
ikatan erat pada sebuah kota
kota kecil yang manis dan ramah
kota tempatku tumbuh dan melihat dunia
tak pernah kusadari
beratnya berlari pergi
meninggalkan semua tempaan diri
yang pernah membaja diri di kota ini
kota ini kecil memang
damai dan tak cinta perang
di tiap pelosok alam terbentang
luas seolah tak terpancang
indahnya kotaku terlihat sempurna
bagaimanapun caraku menyapanya
laut hijau biru berombak canda
sawah ladang luas pengundang decak rasa
temaram lampu kota di malam kala
langit luas berbintang tawa
kota tempatku belajar berdiri
sampai mengajarku mencintai
tempatku menumpahkan keluh kesah dada ini
tak pernah kusadari indahnya
sampai tiba saatku berpisah
harus kuhardik kakiku melangkah
ingatkan diri pada cita asa
aku harus bisa!
belajar dari salah laku kata
tak menoleh ke ragu dulu kala
keraskan hati tuk meraih cita
selamat tinggal untuk sementara, kotaku
sampai ku kembali dari laluku
membawa bukti kerasnya perjalanan hidup
membuatmu bangga memiliki putri sepertiku
Kotaku
Angin Muram
Cintaku hancur di akhir tahun
lalu kau datang, menemani dan menguatkanku
bahkan kau mengisi hariku
kau kuatkanku, tegarkanku saat ku rapuh
membuat tawa datang menggantikan tangisku
Tak lama muncullah rasa itu
lembut merayap dalam kalbu
mengetuk pintu hati yang sempat tertutup
Kau minta aku jujur?
baik, aku jujur mengatakan semua padamu
aku tahu tak mudah bagimu mencinta
tak ku mohon pula darimu merasa
kita saling berkata jalani saja
kulalui hari dengan mencermatimu
dan kau tahu?
Sikapmu justru membuatku meragu
kau ingin bermanja, kau pinta segala dariku
tapi tak jelas apa yang ada dalam hatimu
Tahukah kau tiap malam aku tertidur kelelahan mengkhawatirkankan janjiku?
janji yang kau ingin ku tepati
sejujurnya sulit bagiku melakukannya
entah kau tak ingin atau tak bisa mengerti kesulitanku
kau berkata tak usah berjanji bila tak dapat menepati
Sadarkah kau aku berusaha?
aku berusaha melawan diriku sendiri
demi siapa, kau pikir?
demi KAMU !
Kadang aku iri pada objek puisimu
siapapun dia, betapa beruntungnya dia
HAHAHAHAHA....
aku,sang angin muram, iri pada seekor merpati
sungguh ironi...
Bahkan kau bahasakan diri sebagai angin
persis caraku menyebut diri
Bila kau ingin menjadi angin yang membantu merpatimu terbang,baiklah...
aku di sini tetap sebagai angin muram
terima kasih untuk nyanyianmu yang persis menyentuh hatiku
nyanyianku akan membisikkan rindu dalam dada tiap orang yang mendengar
teruslah bernyanyi untuk memberi cinta pada mereka
Biarlah aku tetap mencintamu dalam sepiku
takkan kupaksakan rasaku
aku akan tetap memenuhi janjiku
dan aku akan tetap menjadi sang angin muram
yang mengantar mentari senja di ufuk khatulistiwa.....
Permintaan Mentari Kelabu
bosan?marah?sedih?kecewa?
sudah biasa bagi saya..
hanya berteman dengan diri sendiri..
hanya mendengar dan berbicara dengan orang-orang imajinasi,yang tak pernah ada..
hanya bisa MENAHAN rindu,tanpa bisa MELEPAS-nya..
ingin mencintai,tapi terbentur dinding kokoh itu lagi..
berapa kali lagi saya harus terluka karena mencoba menghancurkan tembok itu?
saya hanya ingin ditemani dan dimengerti,itu saja !
sulitkah permintaan saya?
haruskah saya terus terkurung dalam dunia sepi ini?
sampai kapan saya harus sabar?
Sunyi dan Sepi
Cinta dalam Maya
Pilihan Mentari
Aku mencintai hujan
yang dingin dan tajam menusuk kulit
membekukanku dan mengiris kulitku
selalu mampu mengalirkan air mataku di tiap kedatangannya
Aku mencintai bulan
yang menyiramiku dengan cahaya lembut kasih sayang
membuatku santai dan meredakan amarahku
mau mendengarkan dan membujukku dalam tiap masalahku
Aku juga mencintai bintang
yang dapat membuatku merasa bersalah karena ketulusan cintanya
mampu memberi pencerahan dari kedukaan
membuatku tak mampu menatap matanya yang bersinar penuh cinta
Akulah sang mentari
seorang diri menghadapi dunia
dengan panas memancar dari tubuhku
terkadang menjadi teramat sangat saat marahku
Tak mampu ku memilih
yang tepat menjadi pendampingku
saat aku terbit untuk dunia
Aku tak mampu lagi sendiri
tapi entah siapa yang sanggup menghadapiku
Sampai kini aku bertemu dengan angin
yang menyejukkan hatiku di kedatangannya
membuatku kosong di kepergiannya
berhembus bertualang melintas dunianya
terkadang lupa pada yang ditinggalkannya
Walau raganya jauh dariku
kupastikan hanya dia di hatiku
tak sanggup lagi mencinta
selain padanya
sang angin kembara
Aku Ingin...
Aku ingin menjadi air
yang menetes dan membentuk namaku di kalbumu
yang kau butuhkan untuk mendinginkan jiwamu
Aku ingin menjadi api
yang menghanguskan amarahmu dan membakar habis bencimu
agar kau kembali seperti yang ku tahu
kembali tersenyum dan memelukku lembut
Aku ingin menjadi angin
yang berdesir lembut di telingamu
dan membisikkan cintaku padamu
Aku ingin menjadi udara
yang kau butuhkan tanpa kau mau
dan kau miliki sepanjang waktu
Aku ingin menjadi dahan
yang menopangmu ketika kau layu
membantumu berdiri kala kau jatuh
Aku ingin kau tahu
aku memikirkanmu dalam tiap helai nafasku
Aku ingin kau merasa
saat jantungku mendenyutkan namamu
saat seluruh bagian tubuhku memanggil namamu
Aku ingin kau mengerti
aku mencintaimu
dan hatiku ada di sekitarmu
walau tak ada lagi ragaku.....





